Minggu, 02 Mei 2021

Anak Kurang Nafsu Makan? Coba Lakukan Hal Berikut!

Anak Kurang Nafsu Makan? Coba Lakukan Hal Berikut!

Orang tua pasti mendambakan anak yang sehat dengan tumbuh kembang baik. Namun tak jarang kita mendapati anak yang menolak untuk makan dan lebih memilih untuk bermain. Hal ini sering kali membuat orang tua kebingungan dan khawatir akan kesehatannya. Jika anda mengalami hal serupa, coba tips berikut untuk menambah nafsu makan anak.

6 Cara Menambah Nafsu Makan Pada Anak

1. Sajikan Makanan Yang Menarik

Sebagai orang tua, kita tentunya harus berusaha untuk menjadikan anak ingin makan agar kebutuhan fisiknya terpenuhi. Coba buat makanan untuk anak dengan tampilan yang menarik, misalnya dengan memadukan warna makanan sehingga membentuk pelangi. Atau bisa juga membuatnya dengan bentuk yang lucu serupa dengan tokoh kartun kesukaannya.

Anak-anak cenderung menyukai sesuatu yang ceria sehingga warna makanan berpengaruh terhadap nafsu makannya. Jangan lupa kombinasikan juga sayur dan buah yang seimbang, berisi karbohidrat, lemak, protein, kalsium dan mineral yang cukup. Sajikan menu makanan yang berbeda setiap harinya supaya anak anda tidak bosan dan bersemangat untuk makan.

2. Hindari Minum Saat Makan

Sebaiknya berikan air minum untuk anak pada saat sebelum dan sesudah makan, karena minum ditengah kegiatan makan akan membuat perut anak lebih cepat kenyang. Air putih dapat memperlancar pencernaan, apalagi pada masa pandemi corona ini anak harus mendapat asupan mineral yang cukup untuk mengimbangi pasokan makanan yang diterima.

3. Tidak Memaksa Anak

Penyebab kurangnya nafsu makan pada anak biasanya karena stress belajar, tegang, efek samping obat yang dikonsumsi, tampilan makanan yang kurang menarik dan adanya kondisi medis tertentu. Anda harus memperhatikan penyebab menurunnya nafsu makan Si Kecil untuk dapat mengatasinya dengan tepat, sesuaikan tindakan anda dengan kondisi anak.

Memaksa anak untuk makan merupakan tindakan yang kurang tepat untuk menghadapi anak yang kurang nafsu makan, karena anak anda bisa menjadi kurang sensitif terhadap rasa lapar karena ketegangan paksaan anda. Coba kurangi porsi makannya yang disajikan beberapa kali atau goda anak anda dengan aroma makanan yang menggugah selera makan Si Kecil.

4. Suplemen Penambah Nafsu Makan

Anak berusia 2 hingga 3 tahun membutuhkan kalori sekitar 1.000 kalori per hari, anak berusia 4 hingga 8 tahun membutuhkan 1.200-1.800 kalori per harinya, sedangkan anak berusia 9-13 tahun membutuhkan 1.600-2.200 kalori per hari. Selain usia, kebutuhan kalori ini juga bergantung pada jenis kelamin dan aktivitas fisik yang dijalani anak sehari-hari.

Untuk tetap menjaga kebutuhan kalorinya terpenuhi saat masa corona ini, anda bisa menggunakan suplemen terpercaya yang menambah nafsu makan. Kunjungi www.mskids.co.id untuk mendapatkan suplemen yang disukai anak untuk menambah nafsu makan. Rasanya yang manis dan kaya manfaat akan membuat anak anda lebih bersemangat untuk makan.

5. Menyiapkan Makanan Bersama Anak

Hormon yang dapat meningkatkan nafsu makan adalah Hormon Ghrelin, sedangkan yang berfungsi menurunkan nafsu makan adalah Hormon Leptin. Hormon Ghrelin ini dilepaskan oleh perut lalu mengirimkan sinyal kepada otak. Sebaliknya, Hormon Leptin ini dapat menghambat rasa lapar sehingga anak lebih senang bermain atau bisa jadi mogok makan.

Anda dapat menyiasatinya dengan mengajak anak untuk menyiapkannya bersama. Hal ini akan menjadi kegiatan baru yang menyenangkan bagi anak. Mungkin anak anda bosan dengan suasana dirumah akibat virus corona, coba ajak anak anda ke dapur dan berkreasi dengan makanannya sendiri. Sekaligus memberi pemahaman nutrisi yang baik untuknya.

Apakah anda tertarik untuk mencobanya di rumah? Demikian beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk menambah nafsu makan pada anak anda. Perhatikan lagi kebiasaan makan anak untuk menjaga kesehatannya di masa pandemi seperti ini. Biasakan juga anak anda untuk mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari paparan virus yang berbahaya di luar rumah.