Rabu, 03 November 2021

Daftar Jenis Sayuran untuk Asam Urat yang Direkomendasikan


Jenis sayuran untuk asam urat yang bisa membuat nyeri di area sendi semakin meningkat sehingga menurunkan produktivitas harian Anda. Jenis sayuran yang bisa membuat kondisi asam urat Anda semakin parah antara lain bayam, melinjo, buncis, kembang kol, jamur, dan lain-lain. 

Supaya Anda terhindar dari risiko peradangan sendi, sebaiknya mulai terapkan pola hidup sehat seperti rajin berolahraga, minum air putih lebih banyak dan pilih asupan nutrisi yang bisa mengurangi risiko asam urat kambuh. 

5 Jenis Sayuran untuk Asam Urat yang Bisa Meredakan Nyeri 

Asam urat tidak bisa sembuh karena faktor genetik, usia dan pola hidup yang kurang sehat. Namun, penderita asam urat bisa menekan risiko peradangan dan nyeri sendi semakin menyakitkan dengan konsumsi makanan yang tinggi gizi. Selain obat-obatan sesuai resep dokter, cara menurunkan kadar pengkristalan pada sendi dengan konsumsi jenis sayuran untuk asam urat yang disarankan. Apa saja jenis makanan tersebut? Yuk, baca ulasan singkat mengenai rekomendasi sayuran yang aman untuk penderita asam urat berikut!

1. Wortel dan ubi jalar 

Anda bisa memilih wortel sebagai menu sayuran yang bisa dikonsumsi dalam bentuk sup atau jus harian. Selain wortel, ubi jalar bisa menjadi rekomendasi makanan harian yang ampuh menurunkan kadar asam urat dalam tubuh Anda. Selain bisa menjadi sumber energi yang kaya vitamin, wortel dan ubi jalar mengandung kadar purin yang sangat rendah. 

2. Terung dan tomat 

Jenis sayuran yang mengandung kadar purin rendah adalah terung dan tomat. Dua jenis sayuran ini mengandung vitamin dan mineral tinggi yang aman dikonsumsi orang tua. Biasanya orang tua memang memiliki penyakit asam urat seiring faktor usia dan degeneratif organ tubuh mereka. 

3. Brokoli 

Bayam dan brokoli mengandung antioksidan yang baik untuk menjaga kesehatan organ tubuh manusia, tetapi Anda harus menghindari bayam yang mengandung purin tinggi. Setidaknya peradangan sendi yang Anda rasakan bisa jauh berkurang bila memilih konsumsi brokoli yang kaya vitamin C. 

4. Kentang 

Sumber energi tinggi dari kentang juga bisa menjadi asupan utama para penderita asam urat. Hal ini dikarenakan kentang mengandung vitamin C tinggi yang bisa menurunkan risiko kadar asam urat naik. Manusia memiliki kadar asam urat sekitar 5 sehingga Anda harus memastikan kadar asam urat tetap normal agar aktivitas harian tidak terganggu, ya!

5. Kacang-kacangan

Rekomendasi makanan yang bisa Anda pilih untuk asupan sehat yang bisa menjaga kadar asam urat tetap normal adalah kacang-kacangan. Alih-alih memilih camilan yang tidak sehat, Anda bisa berganti pada kacang-kacangan seperti kacang kedelai, edamame dan lain-lain. 

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa bayam dan jamur mengandung purin tinggi yang tidak boleh dikonsumsi penderita asam urat, tetapi Anda harus tahu bahwa penelitian menunjukkan bahwa kadar purin bayam dan jamur aman dikonsumsi penderita asam urat selama dalam batasan wajar. Menghindari memang menjadi solusi yang lebih bagus asal Anda tetap mendapatkan asupan makanan yang kaya nutrisi lain.

Jenis makanan yang harus dihindari penderita asam urat 

Jenis makanan yang meningkatkan kadar asam urat antara lain daging merah, jeroan, makanan laut, minuman yang mengandung alkohol, oatmeal, makanan atau minuman tinggi fruktosa, dan sebagainya. Protein hewani sangat rentan menyebabkan pengkristalan pada sendi hingga membentuk benjolan, nyeri dan susah bergerak.

Bila Anda mengalami gejala asam urat yang semakin tinggi, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter terpercaya. Resep obat-obatan bisa membantu meredakan rasa nyeri karena peningkatan kadar asam urat dalam tubuh hingga berpotensi melakukan operasi untuk kasus asam urat tertentu. Untuk menghindari risiko buruk tersebut, Anda wajib menjaga pola hidup dengan konsumsi jenis sayuran untuk asam urat lebih rendah. Asam urat yang tinggi memiliki risiko menyebabkan penyakit batu ginjal yang bisa mengganggu kenyamanan dan kesehatan Anda.

0 komentar:

Posting Komentar